Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kesehatan

UHC Award 2024: Apresiasi Bagi Kepala Daerah di Provinsi Papua yang Berhasil Wujudkan Cakupan Kesehatan Universal

×

UHC Award 2024: Apresiasi Bagi Kepala Daerah di Provinsi Papua yang Berhasil Wujudkan Cakupan Kesehatan Universal

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, ketika menyampaikan sambutan dalam acara UHC Award 2024, yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom Jakarta, pada Kamis ( 8/8/2024) ( Foto : Istimewa )
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, ketika menyampaikan sambutan dalam acara UHC Award 2024, yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom Jakarta, pada Kamis ( 8/8/2024) ( Foto : Istimewa )
Example 468x60


JAKARTA ( Bisnis Papua ) – Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hari ini memberikan penghargaan UHC Award 2024 kepada sejumlah pemerintah daerah yang telah berhasil mencapai cakupan kesehatan universal (Universal Health Coverage/UHC) khususnya Provinsi Papua. Acara yang berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom Jakarta , Kamis ( 8/8/2024).Dihadiri Mayjen TNI (Purn.) Ramses Limbong, SIP. M.SI (PJ.Gubernur Provinsi Papua), Triwarno Purnomo S.STP, M.Si (PJ. Bupati Kabupatan Jayapura), Markus O. Mansnembra,SH.,MM (Bupati kabupaten Sarmi), Drs. Frans Pekey, M.Si (Sekda Kotamadya Jayapura), Drs. Wahfir Kosasih, SH.,MH., M.Si (Wakil Bupati Kab. Keerom) , Ever Mudumi (Wakil Bupati Mamberamo Raya) dan para kepala daerah lainnya penerima penghargaan.

Example 300x600


Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya maksimal pemerintah daerah dalam mewujudkan akses kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan dapat semakin memacu semangat daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.


Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti dalam sambutannya menyampaikan, pencapaian UHC merupakan tonggak penting dalam pembangunan kesehatan nasional di Indonesia satu Dekade program JKN-KIS untuk negeri sebagai wujud nyata komitmen bersama.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para Kepala Daerah dalam mendukung program JKN-KIS. Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang sehat. Melalui penghargaan ini, kita ingin memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang telah berhasil mewujudkan komitmen bersama dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh Masyarakat yang merupakan salah satu program strategis nasional.” jelas Ali


Cakupan peserta sampai dengan 1 Agustus 2024 yaitu sebanyak 276.520.647 jiwa atau 98,19% dari jumlah total penduduk 281.603.800 jiwa sesuai data penduduk per semester 1 tahun 2024 (BPS). Dengan adanya UHC, masyarakat miskin memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai tanpa harus khawatir tentang biaya. Hal ini berkontribusi pada peningkatan produktivitas karena masyarakat lebih sehat dan dapat bekerja dengan lebih baik. Selain itu, UHC juga membantu mencegah kemiskinan akibat biaya medis yang tidak terduga, karena biaya tersebut telah ditanggung oleh sistem Jaminan Kesehatan Nasional.


Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf AminMa’ruf Amin berharap agar perluas jangkauan kepesertaan cakupan UHC mencapai 100 persen, perlu pendekatan efektif dan solutif, evaluasi pelaksanaan program dan kesadaran masyarakat dalam mengikuti program JKN dan membayar iuran JKN.

“Perlu pendekatan dari keterlibatan dari tokoh Masyarakat dan tokoh agama dalam mensosialisasikan manfaat program JKN-KIS kepada Masyarakat khususnya di daerah-daerah terpencil , terluar dan sulit terjangkau” ujarnya.


Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Fasilitas Kesehatan harus memastikan bahwa setiap warga negara dapat mengakses layanan Kesehatan tanpa terkendala biaya dan Lokasi.


Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih kepada internasional dari International Social Security Association (ISSA) atas dukungan penghargaan dalam pencapaian UHC dan kolabari seluruh kementrian yang telah bekerja keras dalam mewujudkan jaminan Kesehatan bagi bangsa Indonesia secara menyeluruh sejalan dengan prinsip UHC di Tingkat Global.Dalam acara tersebut yang menerima penghargaan atas UHC Award sebanyak 33 Provinsi dan 46 Pemerintah Kabupaten /Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

JAYAPURA ( bisnispapua.com) –BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Layanan di Ujung Negeri (LANURI) yang dirangkaikan dengan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan mengusung tema “Hadir Lebih Dekat, Melayani Lebih Bermakna” dengan tagline “Mendengar, Menjangkau, dan Melindungi”.  Program LANURI merupakan implementasi optimalisasi layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan BPJS Keliling untuk memperluas akses layanan administrasi kepesertaan JKN, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses geografis.  Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, LANURI dilaksanakan secara serentak di lima lokasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Koya Barat di Kota Jayapura melalui layanan VIOLA, Yonif TP-810/BEM di Kabupaten Jayapura melalui layanan BPJS Keliling, Puskesmas Timika Kabupaten Mimika, Puskesmas Arso III Kabupaten Keerom, serta Puskesmas Bagaiserwar Kabupaten Sarmi melalui layanan VIOLA. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi JKN, mulai dari pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perubahan FKTP, registrasi Mobile JKN, hingga layanan informasi dan penanganan pengaduan.  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan bahwa pelaksanaan LANURI merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara.  “Papua memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami terus menghadirkan inovasi layanan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan JKN. Melalui LANURI, kami ingin memastikan BPJS Kesehatan hadir lebih dekat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Erika Menurutnya, layanan VIOLA memungkinkan masyarakat memperoleh layanan administrasi, informasi, maupun penanganan pengaduan secara real time melalui video conference. Pelaksanaan layanan tersebut juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih, yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kecamatan serta didukung akses internet. Sementara itu, BPJS Keliling menjadi layanan jemput bola yang semakin memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi JKN secara langsung.  Kehadiran LANURI mendapat apresiasi dari masyarakat. Ita Paulina, warga Koya Barat yang merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), mengaku Program JKN telah memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga saat membutuhkan pelayanan kesehatan.  “Saya bersyukur menjadi peserta JKN karena biaya berobat sudah ditanggung pemerintah. Dengan adanya LANURI, kami juga bisa lebih mudah berkonsultasi dan mengurus administrasi BPJS Kesehatan tanpa harus datang jauh ke kantor cabang. Petugas memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga masyarakat semakin mengerti tentang Program JKN,” ungkap Ita.  Secara nasional, Program LANURI dilaksanakan serentak di 558 titik kabupaten/kota yang melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan sebagai bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan. Program ini menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan melalui kombinasi layanan digital dan jemput bola, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.  Menutup kegiatan tersebut, Erika berharap LANURI menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat akses layanan JKN di Papua melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.   “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa BPJS Kesehatan selalu hadir, tidak hanya melalui layanan digital, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Semangat LANURI adalah mendengar kebutuhan masyarakat, menjangkau hingga wilayah yang sulit diakses, dan memastikan setiap peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal melalui Program JKN,” tutup Erika. ( Pr/ Red )