Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Stok BBM di Papua Aman, Distribusi ke Wilayah 3T Tetap Normal

×

Stok BBM di Papua Aman, Distribusi ke Wilayah 3T Tetap Normal

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD VIII Hiswana Migas Papua Maluku, Ledrik Lekenila. ( Foto : Muhammad Kasim )
Ketua DPD VIII Hiswana Migas Papua Maluku, Ledrik Lekenila. ( Foto : Muhammad Kasim )
Example 468x60



JAYAPURA ( Bisnispapua.com )- Kenaikan harga minyak mentah dunia yang berdampak dari konflik di Timur Tengah, kini mulai menjadi perhatian menjelang Idulfitri 1447 Hijriyah/2026. Meski demikian, distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dipastikan tetap berjalan normal, termasuk untuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T).


Ketua DPD Hiswana Migas Papua–Maluku, Ledrik Lekenila, mengatakan pergerakan harga BBM sangat dipengaruhi oleh dinamika harga minyak mentah di pasar internasional.

Example 300x600


Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir harga minyak mentah dunia dilaporkan mengalami kenaikan hingga sekitar 90 dolar AS per barel. Kenaikan tersebut secara teoritis dapat berdampak terhadap harga BBM di berbagai negara, termasuk Indonesia.


“Kalau kita lihat di media, harga minyak mentah dunia memang mengalami kenaikan sekitar 90 dolar per barel. Secara internasional tentu hal itu bisa berdampak pada harga BBM di pasar,” ujarnya kepada media, Senin ( 9/3)

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri, khususnya menjelang Ramadan dan IIdulfitri1447 Hijriyah/2026.


“Kita berharap menjelang Ramadan dan Idulfitri harga tetap stabil sehingga masyarakat tetap bisa memperoleh BBM dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Dari sisi pasokan, Ledrik memastikan ketersediaan BBM di wilayah Papua dan Maluku masih dalam kondisi aman. Rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah tersebut berada pada kisaran 21 hari dan pasokan terus diperbarui secara berkala.


“Stok saat ini masih aman. Dengan ketahanan sekitar 21 hari, distribusi tetap berjalan dan pasokan terus datang secara berkala,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa distribusi BBM ke wilayah 3T tetap berjalan normal melalui berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.


“Penyaluran BBM di wilayah 3T sejauh ini berjalan normal. Distribusi melalui darat, laut, maupun udara untuk pesawat juga tidak ada kendala berarti,” katanya.


Namun demikian, faktor cuaca tetap menjadi salah satu tantangan dalam proses distribusi, terutama untuk jalur laut yang menghubungkan sejumlah wilayah terpencil di kawasan timur Indonesia.


Sementara itu, terkait permintaan tambahan pasokan BBM, hingga saat ini belum ada permintaan khusus dari wilayah tertentu karena penyaluran masih berjalan sesuai kebutuhan masing-masing stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


Ledrik juga menyoroti kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di kawasan perkotaan. Menurutnya, antrean panjang sering kali dipengaruhi oleh keterbatasan lahan SPBU, bukan semata-mata karena kelangkaan BBM.


“Di beberapa SPBU di wilayah kota, lahannya memang sempit. Jadi kalau ada 20 sampai 30 kendaraan antre, sudah terlihat panjang di jalan. Berbeda dengan SPBU yang lahannya luas, antrean bisa lebih cepat terurai,” ujarnya.


Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pengisian BBM secara berulang atau berlebihan yang dapat memicu antrean panjang.


Hiswana Migas juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran distribusi BBM, termasuk melalui pengaturan jam layanan SPBU bagi kendaraan tertentu.


“Kami berterima kasih kepada pemerintah kota dan pemerintah provinsi yang telah membantu mengatur jam pelayanan sehingga distribusi BBM bisa lebih tertib dan lancar,” kata Ledrik.


Ke depan, pihaknya berharap koordinasi antara pemerintah, Pertamina, serta pelaku usaha di sektor energi dapat terus diperkuat agar distribusi BBM di wilayah Papua dan Maluku tetap terjaga, terutama menjelang momen peningkatan mobilitas masyarakat seperti Ramadan dan Idulfitri.
(Muhammad Kasim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *