Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Bulog Pastikan Stok Beras Papua Aman untuk Tiga Bulan

×

Bulog Pastikan Stok Beras Papua Aman untuk Tiga Bulan

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari. ( Foto : Muhammad Kasim )
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari. ( Foto : Muhammad Kasim )
Example 468x60


JAYAPURA (bisnispapua.com) – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua memastikan stok beras di Papua dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Di saat yang sama, Bulog terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen jagung dan gabah petani untuk memperkuat cadangan pangan dan menjaga stabilitas pasokan.

Example 300x600

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari, mengatakan penyerapan jagung masih berlangsung di seluruh wilayah kerja Bulog Papua. Kabupaten Keerom menjadi salah satu sentra produksi dengan serapan terbesar.

“Hingga saat ini Bulog telah menyerap 245,7 ton jagung di Kabupaten Keerom. Sementara total penyerapan jagung di wilayah Papua mencapai 398,077 ton, dan seluruhnya telah masuk ke gudang Bulog,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (23/7)

Menurut Ahmad Mustari, pihanya terus memantau sentra-sentra produksi agar hasil panen petani dapat terserap secara optimal sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani.

Selain jagung, Bulog juga terus menyerap gabah dan beras di Papua Selatan. Namun, realisasinya masih belum maksimal akibat tingginya curah hujan pada musim tanam sebelumnya yang kemudian diikuti musim kemarau sehingga memengaruhi produktivitas panen.

“Hingga saat ini penyerapan gabah dan beras di Papua Selatan baru mencapai 3.774 ton. Kami optimistis jumlah tersebut akan meningkat seiring dimulainya musim panen di Merauke pada Agustus,” ujarnya.

Di sisi lain, Mustari memastikan cadangan beras Bulog untuk wilayah Papua tetap terjaga. Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai sekitar 19.993 ton. Selain itu, terdapat sekitar 12.371 ton beras yang masih dalam proses pengiriman melalui pelabuhan dan kapal menuju Papua.

Dengan tambahan pasokan tersebut, total ketersediaan beras diperkirakan mencapai 32.365 ton, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua selama tiga bulan ke depan.

“Kami memastikan stok pangan di Papua aman. Pasokan terus berdatangan dari Sulawesi, Jawa Timur, dan daerah lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Papua,” ujarnya. (Muhammad Kasim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *