Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kesehatan

Direktur Operasional Jasa Raharja dan Tim Medical Advisory Board (MAB) Kunjungi Sejumlah Rumah Sakit di Palembang

×

Direktur Operasional Jasa Raharja dan Tim Medical Advisory Board (MAB) Kunjungi Sejumlah Rumah Sakit di Palembang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALEMBANG ( Bisnis Papua ) – Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana bersama Ketua Medical Advisory Board (MAB) Jasa Raharja, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto.,DFM.,S.H.,M.Si.,Sp.F(K), melakukan kunjungan ke RSUP Dr. M. Hoesin Palembang dan Charitas Hospital Palembang, Selasa (1/07/2023). 

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas berjalan dengan baik. Selain itu, Ketua MAB Jasa Raharja juga memberikan medikologi proses bisnis yang tepat kepada pihak rumah sakit, mulai dari awal korban kecelakaan lalu lintas masuk rumah sakit sampai dengan korban dirawat. 

Example 300x600

“Tentunya ini penting dilakukan guna menjamin mutu pelayanan kesehatan korban kecelakaan di rumah sakit secara rasional dan efisien, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar profesi medis,” ujar Dewi, di sela kunjungannya tersebut. 

Dewi, yang dalam kunjungannya tersebut disambut oleh Direktur Operasional RSUP Dr. M. Hoesin Palembang, dr. Wijaya S.Pd M.Pd Ph.D dan para kepala instalasi, memberikan apresiasi kepada pihak rumah sakit atas kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini. 

“Melalui kegiatan ini, terlebih dengan sistem pelayanan yang telah terintegrasi seperti JR Care, diharapkan akan semakin meningkatkan sinergi dan mutu layanan Jasa Raharja dan rumah sakit kepada masyarakat,” imbuhnya. 

Lebih lanjut Dewi menyampaikan, bahwa dengan adanya Medical Advisory Board (MAB), Jasa Raharja dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada korban kecelakaan lalu lintas, serta mengoptimalkan biaya santunan perawatan yang diberikan.

“Ini adalah komitmen Jasa Raharja untuk bagaimana terus mengoptimalkan pelayanan agar lebih baik,” ungkap Dewi. 

Agenda serupa juga dilakukan Dewi ke Charitas Hospital Palembang dan disambut oleh dr Sutomo MARS, sebagai Direktur rumah sakit. Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, Kepala Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Mulkan, dan Sekretaris MAB Jasa Raharja dr. G. Yoga Tohjiwa, Sp.FM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

JAYAPURA ( bisnispapua.com) –BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Layanan di Ujung Negeri (LANURI) yang dirangkaikan dengan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan mengusung tema “Hadir Lebih Dekat, Melayani Lebih Bermakna” dengan tagline “Mendengar, Menjangkau, dan Melindungi”.  Program LANURI merupakan implementasi optimalisasi layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan BPJS Keliling untuk memperluas akses layanan administrasi kepesertaan JKN, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses geografis.  Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, LANURI dilaksanakan secara serentak di lima lokasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Koya Barat di Kota Jayapura melalui layanan VIOLA, Yonif TP-810/BEM di Kabupaten Jayapura melalui layanan BPJS Keliling, Puskesmas Timika Kabupaten Mimika, Puskesmas Arso III Kabupaten Keerom, serta Puskesmas Bagaiserwar Kabupaten Sarmi melalui layanan VIOLA. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi JKN, mulai dari pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perubahan FKTP, registrasi Mobile JKN, hingga layanan informasi dan penanganan pengaduan.  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan bahwa pelaksanaan LANURI merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara.  “Papua memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami terus menghadirkan inovasi layanan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan JKN. Melalui LANURI, kami ingin memastikan BPJS Kesehatan hadir lebih dekat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Erika Menurutnya, layanan VIOLA memungkinkan masyarakat memperoleh layanan administrasi, informasi, maupun penanganan pengaduan secara real time melalui video conference. Pelaksanaan layanan tersebut juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih, yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kecamatan serta didukung akses internet. Sementara itu, BPJS Keliling menjadi layanan jemput bola yang semakin memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi JKN secara langsung.  Kehadiran LANURI mendapat apresiasi dari masyarakat. Ita Paulina, warga Koya Barat yang merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), mengaku Program JKN telah memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga saat membutuhkan pelayanan kesehatan.  “Saya bersyukur menjadi peserta JKN karena biaya berobat sudah ditanggung pemerintah. Dengan adanya LANURI, kami juga bisa lebih mudah berkonsultasi dan mengurus administrasi BPJS Kesehatan tanpa harus datang jauh ke kantor cabang. Petugas memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga masyarakat semakin mengerti tentang Program JKN,” ungkap Ita.  Secara nasional, Program LANURI dilaksanakan serentak di 558 titik kabupaten/kota yang melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan sebagai bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan. Program ini menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan melalui kombinasi layanan digital dan jemput bola, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.  Menutup kegiatan tersebut, Erika berharap LANURI menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat akses layanan JKN di Papua melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.   “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa BPJS Kesehatan selalu hadir, tidak hanya melalui layanan digital, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Semangat LANURI adalah mendengar kebutuhan masyarakat, menjangkau hingga wilayah yang sulit diakses, dan memastikan setiap peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal melalui Program JKN,” tutup Erika. ( Pr/ Red )