Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kesehatan

BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN di Papua, Fokus Tingkatkan Akses Kesehatan

×

BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN di Papua, Fokus Tingkatkan Akses Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Papua untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah terkait penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pujo menyebut, langkah tersebut juga menjadi upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Example 300x600

Pujo mengatakan saat ini BPJS Kesehatan secara terbuka menerima berbagai masukan untuk optimalisasi pelaksanaan Program JKN di Papua. Menurutnya, masukan tersebut menjadi penting untuk memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami datang untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi di daerah, termasuk kritik yang membangun. Bagi kami, seluruh kebijakan harus berangkat dari kebutuhan peserta, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Pujo, Kamis (5/3).

Ia menegaskan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN harus diberikan secara optimal tanpa diskriminasi. Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui sinergi lintas sektoral dan juga didukung oleh pemerintah daerah.

“Pelayanan kepada peserta harus menjadi prioritas dan tidak boleh ada perlakuan yang berbeda. Aspirasi yang kami terima akan kami tindaklanjuti bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, agar Program JKN dapat terus berjalan secara optimal dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Papua yang telah berhasil mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dalam kepesertaan JKN. Capaian tersebut bahkan mendapat penghargaan tingkat nasional karena dinilai berhasil memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Capaian UHC di Papua menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua semakin mudah dan merata,” kata Pujo.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Papua. 

Ia menyebut, masih terdapat keterbatasan jumlah rumah sakit di beberapa kota dan kabupaten, sehingga diperlukan penguatan komitmen dari seluruh fasilitas kesehatan untuk tetap menghadirkan pelayanan yang optimal bagi peserta JKN.

“Kami terus mendorong rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan bagi Peserta JKN. Yang terpenting, jangan sampai ada penolakan terhadap pasien karena pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Aryoko menambahkan pemerintah daerah juga memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fasilitas layanan sekaligus memastikan masyarakat Papua tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.( */ Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

JAYAPURA ( bisnispapua.com) –BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Layanan di Ujung Negeri (LANURI) yang dirangkaikan dengan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan mengusung tema “Hadir Lebih Dekat, Melayani Lebih Bermakna” dengan tagline “Mendengar, Menjangkau, dan Melindungi”.  Program LANURI merupakan implementasi optimalisasi layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan BPJS Keliling untuk memperluas akses layanan administrasi kepesertaan JKN, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses geografis.  Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, LANURI dilaksanakan secara serentak di lima lokasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Koya Barat di Kota Jayapura melalui layanan VIOLA, Yonif TP-810/BEM di Kabupaten Jayapura melalui layanan BPJS Keliling, Puskesmas Timika Kabupaten Mimika, Puskesmas Arso III Kabupaten Keerom, serta Puskesmas Bagaiserwar Kabupaten Sarmi melalui layanan VIOLA. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi JKN, mulai dari pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perubahan FKTP, registrasi Mobile JKN, hingga layanan informasi dan penanganan pengaduan.  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan bahwa pelaksanaan LANURI merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara.  “Papua memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami terus menghadirkan inovasi layanan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan JKN. Melalui LANURI, kami ingin memastikan BPJS Kesehatan hadir lebih dekat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Erika Menurutnya, layanan VIOLA memungkinkan masyarakat memperoleh layanan administrasi, informasi, maupun penanganan pengaduan secara real time melalui video conference. Pelaksanaan layanan tersebut juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih, yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kecamatan serta didukung akses internet. Sementara itu, BPJS Keliling menjadi layanan jemput bola yang semakin memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi JKN secara langsung.  Kehadiran LANURI mendapat apresiasi dari masyarakat. Ita Paulina, warga Koya Barat yang merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), mengaku Program JKN telah memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga saat membutuhkan pelayanan kesehatan.  “Saya bersyukur menjadi peserta JKN karena biaya berobat sudah ditanggung pemerintah. Dengan adanya LANURI, kami juga bisa lebih mudah berkonsultasi dan mengurus administrasi BPJS Kesehatan tanpa harus datang jauh ke kantor cabang. Petugas memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga masyarakat semakin mengerti tentang Program JKN,” ungkap Ita.  Secara nasional, Program LANURI dilaksanakan serentak di 558 titik kabupaten/kota yang melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan sebagai bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan. Program ini menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan melalui kombinasi layanan digital dan jemput bola, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.  Menutup kegiatan tersebut, Erika berharap LANURI menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat akses layanan JKN di Papua melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.   “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa BPJS Kesehatan selalu hadir, tidak hanya melalui layanan digital, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Semangat LANURI adalah mendengar kebutuhan masyarakat, menjangkau hingga wilayah yang sulit diakses, dan memastikan setiap peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal melalui Program JKN,” tutup Erika. ( Pr/ Red )