JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – Masih banyak pengendara sepeda motor yang menganggap servis hanya sebatas mengganti oli. Padahal, kebiasaan tersebut berisiko membuat kerusakan komponen lain luput dari perhatian dan berpotensi mengganggu keselamatan berkendara.
Technical Service Department Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, mengatakan sebagian besar konsumen yang datang ke bengkel AHASS hanya menyampaikan keinginan untuk mengganti oli. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, teknisi kerap menemukan sejumlah komponen lain yang sebenarnya sudah harus mendapat perawatan atau penggantian.
“Customer biasanya datang dengan keluhan sederhana, misalnya hanya ingin ganti oli. Padahal setelah kami lakukan pengecekan, sering ditemukan kampas rem yang mulai aus, busi yang sudah tidak optimal, atau saringan udara yang kotor. Karena itu kami selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum pekerjaan dilakukan,” ujar Randy kepada bisnispapua.com belum lama ini.
Ia menjelaskan, peran Service Advisor menjadi sangat penting dalam membantu pelanggan memahami kondisi sepeda motor. Melalui proses konsultasi di awal, pelanggan diberikan penjelasan mengenai kondisi kendaraan serta rekomendasi perawatan yang sesuai.
“Service Advisor bukan sekadar menerima motor. Mereka bertugas menggali kebutuhan pelanggan, menjelaskan hasil pemeriksaan, kemudian memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi motor. Dengan begitu pelanggan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lengkap,” katanya.
Berdasarkan data Astra Motor Papua, sekitar 32.000 unit sepeda motor menjalani servis setiap bulan di 31 jaringan AHASS yang tersebar di Papua. Dari jumlah tersebut, penggantian oli menjadi pekerjaan yang paling dominan, disusul penggantian kampas rem, busi, dan saringan udara.
Menurut Randy, tingginya penggantian kampas rem dipengaruhi karakteristik geografis Papua yang didominasi jalan menanjak dan menurun sehingga sistem pengereman bekerja lebih berat dibanding wilayah lain.
Sementara itu, kondisi lingkungan yang berdebu di sejumlah daerah seperti Jayapura, Timika, dan Sorong menyebabkan saringan udara lebih cepat kotor sehingga perlu mendapatkan perhatian saat servis berkala.
“Kalau saringan udara terlalu kotor tetapi tetap digunakan, suplai udara ke ruang bakar akan terganggu. Akibatnya performa mesin menurun, konsumsi bahan bakar bisa menjadi lebih boros, bahkan usia komponen mesin dapat berkurang,” jelasnya.
Selain memastikan kualitas perbaikan, Astra Motor Papua juga terus meningkatkan standar pelayanan di seluruh jaringan AHASS. Seluruh mekanik dibekali pelatihan berjenjang dan bekerja sesuai standar Honda, sementara pelanggan disediakan ruang tunggu ber-AC, akses Wi-Fi gratis, televisi hiburan, area servis yang dapat dipantau secara langsung, serta sistem antrean digital.
“Kami ingin pelanggan tidak hanya mendapatkan motor yang kembali prima, tetapi juga merasa nyaman dan yakin bahwa setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar. Servis berkala bukan sekadar mengganti oli, tetapi memastikan seluruh komponen kendaraan tetap aman dan berfungsi optimal,” tutup Randy. ( Muhammad Kasim )



















