Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BisnisBerita

Swiss-Belexpress Jayapura Hadirkan “Christmas Market 2025” Dan Perayaan Tahun Baru dengan Sajian Meriah

×

Swiss-Belexpress Jayapura Hadirkan “Christmas Market 2025” Dan Perayaan Tahun Baru dengan Sajian Meriah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60



JAYAPURA ( bisnispapua.com )- Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025, Swiss-Belexpress Jayapura menghadirkan Christmas Market, sebuah pengalaman kuliner dan hiburan bertema Natal yang
dirancang untuk dinikmati bersama keluarga dan sahabat.

Mulai dari 1–25 Desember 2025, para pengunjung dapat menikmati suasana meriah khas Natal yang dipenuhi dekorasi cantik, cahaya hangat, musik penuh sukacita, serta hidangan spesial setiap harinya.

Example 300x600


Christmas Market Swiss-Belexpress Jayapura ditawarkan seharga mulai dari IDR 150.000,-net/pax, dengan promo menarik Beli 5 Gratis 1. Acara ini digelar setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, sehingga dapat dijadikan momen untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama orang terkasih di tengah suasana perayaan akhir tahun.

Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang termasuk dalam program ini, antara lain All You Can Eat Buffet, Live Music, Beragam hidangan berbeda setiap hari, Dekorasi Natal yang memukau, Aktivitas seru untuk anak-anak.

Selain itu bagi para tamu yang ingin merayakan pergantian tahun di jantung Kota Jayapura, Swiss￾Belexpress Jayapura juga meluncurkan paket promo spesial New Year’s Eve 2026, untuk menghadirkan pengalaman liburan akhir tahun yang nyaman, berkesan, dan penuh kemeriahan.
Promo ini berlaku pada tanggal 31 Desember 2025, dengan dua pilihan paket menginap yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tamu, yaitu: 2 Hari 1 Malam seharga IDR 1.099.000 net/malam, 3 Hari 2 Malam dengan harga IDR 1.599.000/malam.


Setiap paket termasuk berbagai fasilitas unggulan, di antaranya sarapan untuk 2 orang, Gala Dinner untuk 2 orang, Early check-in berdasarkan ketersediaan, Late check-out, Akses Wi-Fi gratis, Akses Fitness Center.


Hotel Manager Swiss-Belexpress Jayapura,Harry Permana Putra, menyampaikan bahwa Christmas Market tahun ini dihadirkan untuk menciptakan pengalaman Natal yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh kehangatan.

“Kami ingin memberikan ruang bagi keluarga dan komunitas untuk merayakan
Natal dan Tahun baru dengan suasana yang meriah, penuh kegembiraan, dan tentunya dengan sajian terbaik. Sementara itu bagi para tamu yang ingin melewatkan pengalaman liburan akhir tahun yang tidak hanya berkesan, tetapi juga memberikan kenyamanan serta value terbaik bagi para tamu di momen spesial pergantian tahun,,” ujar Harry dalam keterangan tertulis, Senin ( 1/12/2025).


Sebagai tambahan, para tamu juga berkesempatan menikmati diskon 20%–35% untuk dining melalui SBEC Loyalty Programme, yang dapat diikuti secara gratis. ( Pr / Red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) -Hanya karena ingin menghemat beberapa menit perjalanan, sebagian pengendara masih nekat mengambil jalan pintas dengan melawan arus lalu lintas. Kebiasaan yang kerap dianggap sepele tersebut justru menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di jalan raya.  Fenomena ini masih mudah ditemui di berbagai daerah, termasuk di Kota Jayapura. Di sejumlah titik, seperti kawasan Ring Road, Entrop, Kamkey Abepura hingga beberapa ruas jalan lainnya, pengendara sepeda motor yang melawan arus masih menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari. Tidak sedikit pengguna jalan yang akhirnya menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.  Ironisnya, pelanggaran tersebut tetap terjadi meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Dinas Perhubungan secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum. Berbagai fasilitas keselamatan seperti water barrier, traffic cone, pagar pembatas, marka jalan, hingga rambu larangan melawan arus juga telah dipasang di sejumlah titik rawan. Namun, fasilitas tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah perilaku sebagian pengendara.  Alasan yang sering dikemukakan pun hampir selalu sama, yaitu tidak ingin memutar terlalu jauh, ingin menghemat waktu, atau merasa sudah memahami kondisi jalan sehingga yakin dapat menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Padahal, keputusan tersebut justru menciptakan potensi bahaya yang jauh lebih besar.  Jalan raya dirancang dengan sistem lalu lintas yang memungkinkan setiap pengguna jalan dapat memperkirakan arah datangnya kendaraan lain. Ketika ada kendaraan yang muncul dari arah berlawanan secara tiba-tiba, waktu pengendara lain untuk bereaksi menjadi sangat terbatas. Kondisi inilah yang sering menjadi pemicu kecelakaan, baik tabrakan frontal maupun kecelakaan beruntun.  Yang lebih mengkhawatirkan, perilaku melawan arus perlahan berubah menjadi budaya yang dianggap lumrah. Ketika satu pengendara melakukannya tanpa mendapatkan teguran, pengendara lain cenderung mengikuti. Akibatnya, pelanggaran yang semestinya dicegah justru menjadi kebiasaan yang terus berulang.  Melawan arus bukan sekadar melanggar rambu lalu lintas, tetapi merupakan bentuk pengabaian terhadap hak pengguna jalan lain untuk berkendara dengan aman. Setiap pengendara memiliki hak untuk merasa aman saat menggunakan jalan, dan hak tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pengguna jalan saling menghormati aturan yang berlaku.  Keselamatan lalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, kelengkapan rambu, atau kehadiran petugas di lapangan. Faktor yang paling menentukan adalah perilaku manusia itu sendiri. Sebagus apa pun jalan yang dibangun, selengkap apa pun fasilitas keselamatan yang disediakan, semuanya tidak akan berarti apabila pengguna jalan masih mengabaikan aturan.  Oleh karena itu, sudah saatnya masyarakat membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin. Memilih tetap berada di jalur yang benar, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghargai sesama pengguna jalan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.  Jalan raya adalah ruang bersama. Keselamatan di dalamnya bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap aturan. Jangan korbankan keselamatan hanya demi mempersingkat perjalanan. Karena sampai di tujuan dengan selamat akan selalu lebih berharga daripada tiba beberapa menit lebih cepat. ( Rilis )

Bisnis

JAYAPURA ( Bisnispapua.com ) – Memasuki semester 2 tahun 2026, tepatnya bulan Juli, Astra Motor Papua selaku Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian dari…