JAYAPURA ( bisnispapua.com )- Perum Bulog Kantor Wilayah ( Kanwil )Papua mencatat penyerapan beras di Merauke, Papua Selatan, hanya 1176 ton atau 4,25% dari target 27685 ton tahun 2026.
Pemimpin Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, mengatakan penyerapan ini turun signifikan dibanding tahun lalu yang mencapai 6000 ton.
“Produksi beras di Merauke menurun cukup signifikan tahun ini,” ujar Mustari dalam keterangannya, Kamis ( 2/4)
Ia menyebutkan, Bulog saat ini tengah evaluasi penyebab penurunan produksi tersebut.
” teman teman masih mencaritahu dan lakukan evaluasi penyebab penurunan produksi beras di merauke di triwulan tahun ini.” ungkap Mustari.
Namun demikian, sepanjang tahun penyerapan beras petani di Merauke terus dilakukan dengan maksimal.
” penyerapan kita lakukan terus dan kita upayakan optimalkan karena di papua itu tidak ada musim, panen, bahkan musim kemarau” jelas Mustari.
Sementara itu, Bulog juga menyambut baik penanaman perdana padi bersama petani dan pemerintah provinsi Papua melalui program Cetak Sawah Rakyat ( CSR ) yang digelar belum lama ini.
” kemarin kita sambut baik bahkan tanam.padi bersama.program csr cetak sawah rakyat di provibsi papua juga sudah dilakukan. Mudah mudahan ini bisa untuk membantu swasembada beras di wilayah papua” ujar Mustari
Ia menyebutkan, pihaknya akan terus berkordinasi dengan dinas pertanian provinsi papua, sebagai upaya mendapatkan hasil terbaik terkait program Cetak Sawah Rakyat.
Hingga saat ini ketersediaan stok beras bulog ada sebanyak 25542 ton, cukup aman untuk memenuhi kebutuhan menyambut perayaan paskah di tanah papua.( Muhammad Kasim )



















