Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

PTAMJ Siapkan Integrasi Dua Sumber Air Baru untuk Perkuat Layanan di Kota Jayapura

×

PTAMJ Siapkan Integrasi Dua Sumber Air Baru untuk Perkuat Layanan di Kota Jayapura

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto / gambar :Humas PTAMJ Robongholo Nanwani (Perseroda )
Sumber Foto / gambar :Humas PTAMJ Robongholo Nanwani (Perseroda )
Example 468x60


JAYAPURA ( bisnispapua.com )— PT Air Minum Jayapura (AMJ) terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih di wilayah Kota Jayapura melalui pengembangan dua sumber air baru, yakni Sumber Air Siborgonyi dan Sumber Air Danau Sentani. Kedua proyek ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pasokan air untuk melayani hingga 16.000 sambungan rumah (SR) baru dalam beberapa tahun mendatang.


Direktur Utama PT Air Minum Jayapura, Entis Sutisna, mengatakan bahwa perencanaan teknis (DED) untuk proyek Siborgonyi telah disusun sejak tahun 2023 dan diajukan ke Pemerintah Provinsi Papua. Pekerjaan fisik sebenarnya telah dimulai pada tahun 2024, namun sempat tertunda karena proses pendanaan dari pemerintah provinsi yang dikembalikan pada akhir tahun tersebut.

Example 300x600


“Saat ini sudah ada kesepakatan antara Pemerintah Kota Jayapura, Pemerintah Provinsi Papua, dan masyarakat adat terkait kelanjutan proyek Siborgonyi. Kami berharap alokasi dana kompensasi sebesar Rp500 juta bagi masyarakat adat dapat segera dituntaskan agar proses pembangunan bisa kembali dilanjutkan,” ujar Entis, Senin (13/10).


Ia menyebutkan, AMJ menargetkan proyek Siborgonyi dapat kembali berjalan paling lambat pada tahun 2026, dengan dukungan penuh dari pemerintah kota dan provinsi.


“Kami berharap tahun 2027–2028 sudah bisa mulai memanfaatkan sumber air dari Siborgonyi dan Danau Sentani secara bersamaan. Jika keduanya beroperasi penuh, kapasitas suplai air bisa mencapai 200 liter per detik,” tambahnya.

Pada tahap awal, kapasitas produksi air diproyeksikan mencapai 100 liter per detik, dan akan meningkat dua kali lipat setelah integrasi dengan sistem Siborgonyi.
Dengan tambahan kapasitas ini, AMJ memperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan terhadap kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih di wilayah perkotaan Jayapura.


“Selama ini sebagian wilayah kota hanya menerima suplai air tiga kali seminggu. Dengan pengoperasian dua sumber baru ini, kami menargetkan pelayanan bisa meningkat hingga lima kali seminggu atau bahkan setiap hari,” jelas Entis.


Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan pihak pengembang dalam mempercepat realisasi proyek air bersih tersebut.


“Tanpa adanya sumber air baru, kami akan menghadapi kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Karena itu, kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar proyek ini dapat terealisasi maksimal,” pungkasnya. (Muhammad Kasim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *