Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemprov Papua

Pengurus PWI Papua periode 2022-2027 Resmi di Lantik, Ini Pesan Plh Gubernur Papua dan Ketua Umum PWI

×

Pengurus PWI Papua periode 2022-2027 Resmi di Lantik, Ini Pesan Plh Gubernur Papua dan Ketua Umum PWI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Keterangan gambar : Ketua Umum PWI H, Atal Sembiring Depari melantik pengurus PWI Papua periode 2022-2027. ( Foto : Istimewa ).

JAYAPURA ( Bisnis Papua )- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Provinsi Papua periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI H. Atal Sembiring Depari, di Jayapura, Senin (10/7/2023).

Example 300x600

Ketua PWI Papua periode lima tahun kedepan ini di Nahkodai Hans Bisay yang terpilih secara aklamasi menjadi  Ketua definitif  PWI Papua dalam konferensi provinsi yang digelar Desember 2022 lalu.

Sebelumnya Hans Bisay yang merupakan pimpinan Media Papuatime itu,dipercayakan  sebagai pelaksana tugas Ketua PWI Papua selama tiga tahun  menggantikan Abdul Munib  Ketua PWI Papua periode 2014-2019 yang masa  jabatan berakhir.

Keterangan gambar : Ketua Umum PWI H.Atal S Depari mengukuhkan tiga pelaksana tugas ketua PWI daerah otonom baru, masing masing ( paling kiri )Plh Papua Pegunungan Jean Bisay, Papua Tengah Lambert P dan Papua Selatan Agus Kowo. ( Foto : Istimewa ).

Pada pelantikan pengurus PWI Papua juga dirangkaikan dengan pengukuhan pelaksana tugas Ketua PWI di tiga Daerah Otonom Baru Papua Pegununga, tengah dan Papua Selatan. Tiga Plh PWI yang dikukuhkan dimasing masing daerah tersebut yaitu Jeans Bisay, Lambert dan Agus Kowo.

Momentun pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas peran PWI yang juga adalah wartawan dari berbagai media massa, telah secara berkesinambungan lewat medianya masing masing menyampaikan pesan atau informasi kepada masyarakat.Sehingga masyarakat mengetahui apa yang dilakukan gubernur dan jajarannya, meski terlepas dari kekurangannya.

” Saya berharap PWI Papua dapat terus memfasilitasi media dan wartawan di Papua untuk terus menyampaikan informasi secara terbuka, terasparan serta  independen dan dapat dipercaya” harapnya.

Sehingga, lanjut Ridwan, publik bisa membedakan mana informasi yang benar atau tidak, mana informasi yang subyektif atau tidak. Dengan begitu, peran PWI ikut bersama Pemerintah Papua memerangi hoax atau kabar berita bohong.

” Pada kesempatan ini saya tak lupa mengajak PWI Papua dan PWI diseluruh daerah otonom baru, untuk dapat terus konsisten dan mampu tetap menjadi bagian dari pilar demokrasi” imbuh Ridwan.

Ketua Umum PWI Atal Sembiring  Depari mengatakan  PWI harus cepat mengambil langkah untuk pembentukan  PWI di daerah otonom baru, karena PWI pers akan ikut terlibat langsung di provinsi yang baru itu, turut membangun beserta instrumen pemerintah.

” kita harapkan tiga bulan sudah terbentuk kepengurusan supaya defenitif dan pers  untuk betul betul sudah bisa mempublikasikan secara informal semua proses pembangunan di tiga Provinsi
Papua Baru di pegunungan, tengah dan selatan” harap Atal.

Untuk itu, lanjut ia mengimbau agar para wartawan di daerah otonom baru yang belum terdata agar meregistrasikan dirinya, sehingga pendataan itu bisa cepat diproses untuk membentuk kepengurusan baru yang definitif.

” Imbauan buat teman teman di provinsi baru yang belum terdata, tolong teman teman meregistrasikan dirinya,untuk mendaftarkan dirinya supaya pendataan itu cepat terproses untuk membentuk kepengurusan baru yang definitif” imbau Atal.

Keterangan gambar : Ketua Umum PWI Atal S Depari menyerahkan pataka simbol kepemimpinan kepada Ketua PWI Papua periode 2022-2027 Hans Bisay. ( Foto : Istimewa )

Ketua PWI Papua, Hans Bisay usai dilantik mengatakan dalam masa jabatannya, dia menargetkan ditahun ini hingga pertengahan 2024 seluruh pengurus PWI sudah mengikuti ujian  kompetensi wartawan.

” artinya sebelum tahun 2024 itu selesai seluruh pengurus  kita PWI harus kompeten.” Jelasnya.

Kemudian, lanjut Hans, PWI Papua akan mengandeng akademisi dalam menyusun satu regulasi yang memuat pasal kesejahteraan wartawan untuk diajukan ke DPR.

” saya sudah bicara dengan teman teman di Universitas Cenderawasih, kita akan menyusun satu regulasi yang akan kita dorong ke DPR.Kita di Otsus ini minimal ada satu pasal untuk kesejahteraan wartawan” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *