Keterangan gambar : Deputi Area Jayapura PT. Pegadaian Asih Subekti. ( Foto : Muhammad Kasim )
JAYAPURA ( Bisnispapua.com ) -PT Pegadaian Area Jayapura mencatat outstanding loan ( OSL ) atau saldo uang pinjaman Pegadaian sebesar Rp 7, 14 miliar pertanggal 19 Maret 2023. Realisasi tersebut masih dibawah pencapaian pada akhir tahun lalu.
Deputi Area Jayapura PT. Pegadaian Asih Subekti menyebutkan outstanding loan atau nasabah yang memiliki pinjaman uang yang masih aktif ditahun ini masih dibawah pencapaian di akhir tahun 2022.
” Memang masih di bawah dengan pencapaian kita ditahun lalu 31 Desember 2022 kita pencapaian tertinggi di Rp 7,16 miliar , jadi sedikit lagi kita sudah reborn pertanggal 31 Desember 2022.” ujarnya kepada wartawan, Selasa ( 21/3).
Pegadaian Area Jayapura dengan wilayah kerja yang meliputi seluruh Kota Jayapura , Abepura, Sentani , Kabupaten Biak dan Merauke, menurut Asih kecenderungannya hampir setiap hari ada kenaikan outstanding loan.
“artinya jumlah orang yang melaksanakan transaksi dengan pegadaian khususnya permintaan kredit itu setiap hari bertambah.” ujarnya.
Dia menyebutkan, outstanding loan pegadaian area Jayapura didominasi produk gadai berkisar 80 persen, dan sisanya produk non gadai.
“komposisinya dari Rp 7,14 miliar itu, ada Rp 6,14 miliar terdiri core bisnis gadai atau produk KCA ( kredit cepat aman ), sedangkan produk non gadai kita itu sekitar Rp 100 miliar,” terang Asih.
Kemudian, lanjut Asih, selain itu pegadaian juga ada kredit investasi logam mulia berupa tabungan emas, dan kini menjadi salah produk primadona yang memberikan outstanding loan terbesar di pegadaian.
” jadi masyarakat yang ingin berinvestasi dalam emas batangan 99,9 LM ( logam mulia ) produksi antam maupun produksi dari swasta nasional seperti UBS, bisa ke pegadaian baik itu secara fisik maupun melalui aplikasi pegadaian digital ” pungkasnya.
Penulis : redaksi bisnis papua.
Editor : Muhammad Kasim




















