Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Komisi VII DPR RI Apresiasi Capaian Smelter Freeport Indonesia

×

Komisi VII DPR RI Apresiasi Capaian Smelter Freeport Indonesia

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan ke area Anode Casting (Pencetakan Anoda) yang merupakan peralatan untuk mencetak anoda tembaga dari tembaga cair (lelehan tembaga) hasil peleburan. ( Foto : Istimewa )
Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan ke area Anode Casting (Pencetakan Anoda) yang merupakan peralatan untuk mencetak anoda tembaga dari tembaga cair (lelehan tembaga) hasil peleburan. ( Foto : Istimewa )
Example 468x60


GRESIK ( Bisnis Papua ) – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno
menyampaikan apresiasi atas capaian Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik yang pembangunannya telah berjalan lancar hingga memasuki masa operasi saat ini.


“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PTFI yang telah mencapai tahap operasi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama dengan pemerintah.Kami berharap proses ini berjalan lancar sampai dengan proses produksi di bulan Agustus dan produksi penuh di bulan Desember 2024,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno saat melakukan kunjungan di Smelter Freeport, Rabu ( 17/7/2024).

Example 300x600


Ia mengatakan Smelter Freeport penting dalam mendukung program hilirisasi mineral di Indonesia. Ia berharap smelter dapat memberikan manfaat yang optimal bagi bangsa dan negara.


“Kami berharap produksi ini berkembang lebih lanjut lagi, sehingga output yang
dihasilkan PTFI bisa diserap di dalam negeri. Setelah Smelter PTFI berdiri, ada desakan lebih besar lagi bagi pemerintah untuk menghadirkan industri turunan agar nilai tambah dari output Smelter PTFI tidak hanya di ekspor tetapi dapat dikelola di dalam negeri,” ujar Eddy.


Eddy berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian mengeluarkan
kebijakan yang dapat mengakselerasi tumbuhnya industri-industri dalam negeri,
termasuk pemanfaatan hasil produk dari Smelter PTFI yang bisa dimanfaatkan di dalam negeri.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam paparannya mengatakan terhitung sejak
Agustus 2024 hingga Desember 2024, sekitar 400 ribu ton konsentrat akan dimurnikan di Smelter PTFI.


“Rencananya kami bisa mulai produksi di bulan Agustus dan akan ramp up 100% di bulan Desember 2024. Setelah beroperasi penuh, kapasitas input Smelter PTFI dan PT Smelting akan mampu memurnikan seluruh konsentrat tembaga PTFI di dalam negeri yang mencapai sekitar 3 juta ton per tahun,” ujarnya.


Saat berproduksi, lanjut Tony, konsentrat tembaga hasil penambangan operasi PTFI di
Papua akan dimurnikan seluruhnya di dalam negeri.

“Tugas kita bersama adalah bahwa katoda tembaga yang diproduksi oleh Smelter PTFI dapat dikonsumsi di dalam negeri.Ada industri-industri yang lebih hilir lagi yang muncul untuk memanfaatkan katoda tembaga yang dihasilkan oleh smelter PTFI,” ujar Tony.


Produk akhir utama smelter PTFI berupa katoda tembaga, emas dan perak batangan.
Sementara produk sampingnya berupa asam sulfat, slag, PGM, dan selenium.Dalam kunjungannya, Komisi VII DPR RI meninjau secara langsung berbagai area di smelter seperti refinery, area operasi smelter, fasilitas asam sulfat, control room dan
anode casting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *