Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional

×

Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Jakarta – Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum bagi PT Jasa
Raharja (Persero) untuk terus memperkuat komitmennya membangun budaya
keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Di tengah masih tingginya angka
kecelakaan yang melibatkan usia produktif dan pelajar, upaya pencegahan melalui
edukasi dinilai menjadi investasi penting untuk melindungi generasi penerus bangsa.


Jasa Raharja terus memperkuat pendekatan preventif melalui berbagai program
keselamatan di lingkungan pendidikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari
transformasi perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan santunan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar kecelakaan dapat dicegah sejak awal.

Example 300x600


Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, menyampaikan
bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman,
termasuk saat beraktivitas di jalan.

“Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, edukasi kepada pelajar dan mahasiswa akan terus kami perkuat sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.


Menurut Awaluddin, edukasi keselamatan perlu dilakukan secara berjenjang
mengikuti fase pertumbuhan anak. Karena itu, Jasa Raharja berupaya mendampingi
peserta didik sejak pendidikan usia dini hingga memasuki dunia perguruan tinggi,
dengan materi dan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang pendidikan.


Sepanjang periode Januari–Juli 2026, Jasa Raharja telah melaksanakan Safety
Campaign di 8 taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang diikuti 198 peserta didik
sebagai upaya mengenalkan budaya keselamatan sejak dini.

Di jenjang yang lebih tinggi, perusahaan juga menyelenggarakan Safety Campaign di 139 sekolah menengah dan perguruan tinggi yang melibatkan 13.095 pelajar dan mahasiswa.Kelompok ini menjadi fokus utama karena merupakan usia yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor sekaligus termasuk kelompok dengan risiko kecelakaan lalu lintas yang relatif tinggi.


Pendekatan serupa juga dilakukan melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan
Lalu Lintas (PPKL). Di tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar, Jasa Raharja
telah melibatkan 80 guru di 2 satuan pendidikan sebagai agen keselamatan yang
menanamkan kebiasaan berlalu lintas yang aman kepada anak-anak sejak dini.


Sementara itu, di 509 sekolah menengah dan perguruan tinggi, program yang sama
telah menggandeng 29.974 tenaga pendidik untuk menyampaikan pesan
keselamatan secara berkelanjutan kepada para pelajar dan mahasiswa.

“Guru dan dosen memiliki peran strategis. Melalui para pendidik, pesan keselamatan dapat terus ditanamkan kepada peserta didik secara berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya sehari-hari,” kata Awaluddin.


Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Jasa Raharja mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga instansi terkait, untuk bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan sejak usia dini. Dengan
kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh
sebagai generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi
terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. ( Pr/Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *