Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Bulog Papua Salurkan Bantuan Pangan Tahap Dua, Segini Jumlah KPM

×

Bulog Papua Salurkan Bantuan Pangan Tahap Dua, Segini Jumlah KPM

Sebarkan artikel ini
Pemimpin Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Raden Guna Dharma saat melepas penyaluran perdana bantuan pangan tahap dua, di Gudang Bulog Tasangka, Jayapura, Senin ( 11/9/2023) ( Foto : Istimewa )
Pemimpin Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Raden Guna Dharma saat melepas penyaluran perdana bantuan pangan tahap dua, di Gudang Bulog Tasangka, Jayapura, Senin ( 11/9/2023) ( Foto : Istimewa )
Example 468x60

JAYAPURA ( Bisnis Papua )- Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua untuk 6 provinsi di tanah Papua. Bantuan pangan tersebut mulai penyaluran perdana secara serentak pada 11 September 2023.

” Dari 6 provinsi ini semuanya kita salurkan secara perdana bantuan pangan beras. Total 497.996 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) terdiri dari 6 provinsi,sedangkan untuk Papua itu mendapat jatah 59.026 KPM.” ujar Pimpinan Wilayah Papua dan Papua Barat Perum Bulog, Raden Guna Dharma, Senin ( 11/9/2023).

Example 300x600

Ia mengungkapkan, penyaluran perdana bantuan pangan beras, sebenarnya sudah launching pada tahap pertama, tapi Bulog berusaha bahwa kegiatan ini bisa memberikan manfaat, khususnya pada KPM atau masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.

“Untuk hari ini di Jayapura, kami salurkan satu kelurahan yaitu Tanjung Ria, hari ini kami salurkan secara perdana, kemudian ada beberapa juga khususnya di Wamena. Untuk penyaluran Hari ini tahap kedua. Ini sama jumlahnya dengan tahap pertama.’” ungkap Awan sapaan dari Raden Guna Dharma.

Ia menyebutkan, penyaluran bantuan pangan ini memang dimajukam sesuai perintah dari kepala Bappenas. Awalnya rencana penyaluran itu pada bulan Oktober hingga Desember 2023.

Namun karena perintah Presiden Jokowi untuk menekan inflasi, maka itu diminta untuk segera disalurkan bantuan pangan dibulan September 2023.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan pangan ini bisa meringankan beban masyarakat.Dan yang terutama sekali adalah kita bisa menekan inflasi, ” ujar Awan.

Awan menambahkan, adapun kondisi stok beras yang ada saat ini sebanyak 53.284 ton dengan ketahanan 8 bulan kedepan.Stok beras tersebut tersebar di Provinsi Papua dan Papua Barat serta Provinsi Baru Pemekaran.

” Khusus untuk di Jayapura itu posisi stok sekarang sekitra 8.790 ton, ini termasuk dalam sejarah Papua ini terbanyak dalam 8 bulan kedepan baru habis lah.” ungkapnya.

Ditambahkan Awan, ada tambahan lagi, dari rencana masuk bulan depan sebanyak 15 ribu ton beras Luar Negeri (LN) langsung dari negara pengirim Thailand ke Papua, tidak lagi transit dari Jawa atau Sulawesi baru ke Papua.

” Jadi stok kita cukup berlimpah, rencana bulan depan.Khusus di Jayapura 10 ribu ton dan 5 ribu ton di Sorong. Nanti ini penyebarannya terbanyak ada di wilayah Pegunungana Papua, itu Wamena, Puncak jaya , Puncak itu yang kami prioritaskan.”tutup Awan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *