Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Belajar Sambil Mendongeng, Astra Motor Sorong dan Rumah Kata Ajak Siswa MI Al-Hidayah Cintai Satwa Khas Papua

×

Belajar Sambil Mendongeng, Astra Motor Sorong dan Rumah Kata Ajak Siswa MI Al-Hidayah Cintai Satwa Khas Papua

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) –  Komitmen Astra Motor Papua dalam mendukung dunia pendidikan dan literasi anak kembali diwujudkan melalui aksi nyata yang edukatif dan menyenangkan. Berkolaborasi dengan Rumah Kata Sorong, Astra Motor Sorong sukses menggelar kegiatan kelas relawan bertajuk “Belajar Sambil Mendongeng” di MI Al-Hidayah Kota Sorong, pada Sabtu (24/1/2026).

Example 300x600

Kegiatan tersebut melibatkan 40 siswa kelas 1A yang diajak mengikuti rangkaian aktivitas seru berupa pembacaan dongeng dan pengenalan satwa khas Papua. Dengan metode penyampaian cerita yang interaktif serta dukungan visual yang menarik, anak-anak diperkenalkan pada kekayaan fauna endemik Papua. Tujuannya tidak hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan kebanggaan akan kekayaan daerah sejak usia dini.

Kepala Sekolah MI Al-Hidayah Kota Sorong menyambut positif inisiatif ini dan menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Astra Motor Sorong dan Rumah Kata Sorong.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Mereka tidak hanya belajar mengenal satwa khas Papua, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berbeda dari pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Cabang Astra Motor Sorong, Samson Fikal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari peran perusahaan dalam mendukung pendidikan karakter anak, yang menjadi salah satu fokus program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga penanaman nilai, kepedulian, dan kecintaan terhadap lingkungan. Melalui kelas relawan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan anak-anak dan memberikan pengalaman belajar yang berkesan,” jelas Samson.

Melalui sinergi bersama Rumah Kata Sorong, Astra Motor Papua berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program CSR di bidang pendidikan dan literasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan anak-anak Papua sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas dan peduli lingkungan. ( Rilis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) -Hanya karena ingin menghemat beberapa menit perjalanan, sebagian pengendara masih nekat mengambil jalan pintas dengan melawan arus lalu lintas. Kebiasaan yang kerap dianggap sepele tersebut justru menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di jalan raya.  Fenomena ini masih mudah ditemui di berbagai daerah, termasuk di Kota Jayapura. Di sejumlah titik, seperti kawasan Ring Road, Entrop, Kamkey Abepura hingga beberapa ruas jalan lainnya, pengendara sepeda motor yang melawan arus masih menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari. Tidak sedikit pengguna jalan yang akhirnya menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.  Ironisnya, pelanggaran tersebut tetap terjadi meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Dinas Perhubungan secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum. Berbagai fasilitas keselamatan seperti water barrier, traffic cone, pagar pembatas, marka jalan, hingga rambu larangan melawan arus juga telah dipasang di sejumlah titik rawan. Namun, fasilitas tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah perilaku sebagian pengendara.  Alasan yang sering dikemukakan pun hampir selalu sama, yaitu tidak ingin memutar terlalu jauh, ingin menghemat waktu, atau merasa sudah memahami kondisi jalan sehingga yakin dapat menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Padahal, keputusan tersebut justru menciptakan potensi bahaya yang jauh lebih besar.  Jalan raya dirancang dengan sistem lalu lintas yang memungkinkan setiap pengguna jalan dapat memperkirakan arah datangnya kendaraan lain. Ketika ada kendaraan yang muncul dari arah berlawanan secara tiba-tiba, waktu pengendara lain untuk bereaksi menjadi sangat terbatas. Kondisi inilah yang sering menjadi pemicu kecelakaan, baik tabrakan frontal maupun kecelakaan beruntun.  Yang lebih mengkhawatirkan, perilaku melawan arus perlahan berubah menjadi budaya yang dianggap lumrah. Ketika satu pengendara melakukannya tanpa mendapatkan teguran, pengendara lain cenderung mengikuti. Akibatnya, pelanggaran yang semestinya dicegah justru menjadi kebiasaan yang terus berulang.  Melawan arus bukan sekadar melanggar rambu lalu lintas, tetapi merupakan bentuk pengabaian terhadap hak pengguna jalan lain untuk berkendara dengan aman. Setiap pengendara memiliki hak untuk merasa aman saat menggunakan jalan, dan hak tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pengguna jalan saling menghormati aturan yang berlaku.  Keselamatan lalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, kelengkapan rambu, atau kehadiran petugas di lapangan. Faktor yang paling menentukan adalah perilaku manusia itu sendiri. Sebagus apa pun jalan yang dibangun, selengkap apa pun fasilitas keselamatan yang disediakan, semuanya tidak akan berarti apabila pengguna jalan masih mengabaikan aturan.  Oleh karena itu, sudah saatnya masyarakat membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin. Memilih tetap berada di jalur yang benar, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghargai sesama pengguna jalan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.  Jalan raya adalah ruang bersama. Keselamatan di dalamnya bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap aturan. Jangan korbankan keselamatan hanya demi mempersingkat perjalanan. Karena sampai di tujuan dengan selamat akan selalu lebih berharga daripada tiba beberapa menit lebih cepat. ( Rilis )