Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaNasional

Anak Terlindungi, Indonesia Maju: Tema Hari Anak Nasional 2023

×

Anak Terlindungi, Indonesia Maju: Tema Hari Anak Nasional 2023

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ilustrasi gambar : Canva

Jakarta – ( Bisnis Papua ) Hari Anak Nasional (HAN) 2023 diperingati pada tanggal 23 Juli dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Tema ini menggambarkan harapan agar anak-anak Indonesia mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya sebagai generasi penerus bangsa.

Example 300x600

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, tema HAN 2023 sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045. Salah satu kunci untuk mencapai visi tersebut adalah dengan memastikan kesejahteraan anak-anak Indonesia.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita lindungi dan didik dengan baik. Mereka adalah generasi emas yang akan mewujudkan Indonesia maju. Oleh karena itu, kita harus memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak secara optimal,” kata Bintang dalam sambutannya pada peringatan HAN 2023 secara virtual, Minggu (23/7/2023).

Bintang menambahkan, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, seperti program stunting, kartu Indonesia pintar, kartu prakerja, perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam pengasuhan anak.

“Kita juga terus berupaya untuk mewujudkan Indonesia ramah anak, yaitu kondisi di mana semua sektor dan pemangku kepentingan memberikan prioritas kepada kepentingan terbaik anak dalam setiap kebijakan dan tindakan. Ini adalah komitmen kita bersama untuk melindungi hak-hak anak,” ujar Bintang.

Bintang juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Ia mengatakan, peran keluarga, sekolah, masyarakat, media, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, agama, dan budaya sangat penting dalam membentuk karakter dan potensi anak-anak Indonesia.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Ayo kita jaga dan rawat mereka dengan cinta kasih, berikan mereka kesempatan untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minat mereka, dan didik mereka menjadi generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tutur Bintang.

Peringatan HAN 2023 diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi anak-anak Indonesia, seperti lomba kreativitas, diskusi anak nasional, festival budaya anak nusantara, pameran produk inovatif anak, serta hiburan musik dan seni dari para artis cilik. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi prestasi dan kreativitas anak-anak Indonesia serta memberikan ruang bagi mereka untuk menyuarakan aspirasi dan harapannya.

“Kita harus mendengarkan suara anak-anak. Mereka memiliki hak untuk berpendapat dan berpartisipasi dalam setiap hal yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Kita harus menghargai dan menghormati pendapat mereka. Kita harus memberdayakan mereka agar menjadi agen perubahan positif bagi diri mereka sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia,” pungkas Bintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan talenta muda melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB). Program ini resmi ditutup melalui kegiatan Offboarding & Awarding PMDB Season 3 sebagai bentuk apresiasi terhadap para mahasiswa yang berhasil menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan di wilayah Papua dan Maluku.  PMDB merupakan program pengembangan talenta yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital generasi muda yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selama penyelenggaraannya, peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari campus roadshow, live class, pitching, hingga pendampingan. Antusiasme mahasiswa terhadap PMDB Season 3 terlihat dari partisipasi 3.099 mahasiswa yang mengikuti campus roadshow di 33 perguruan tinggi di Papua dan Maluku. Dari jumlah tersebut, sebanyak 181 peserta mengikuti sesi live class, 35 peserta berhasil melaju ke tahap pitching, hingga akhirnya terpilih 20 finalis yang mengembangkan proyek pada 5 tema utama, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan sosial, ekonomi dan kewirausahaan, serta pariwisata.  GM Mobile Consumer Business Telkomsel Region Maluku dan Papua, Fajri Adi Firmansyah, mengatakan, “Papua dan Maluku memiliki banyak talenta dengan potensi yang luar biasa.  “Melalui PMDB, kami ingin menghadirkan ruang belajar, berkolaborasi, dan berinovasi agar ideide terbaik mereka dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap program ini mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi agen perubahan dan turut mempercepat transformasi digital di Indonesia Timur.” ujar Fajri dalam keterangan resmi, Jumat ( 24/7). Pada ajang Awarding PMDB Season 3, Telkomsel memberikan penghargaan kepada 5 karya terbaik, yaitu:  Juara 1 Michelle Kinaya Universitas Papua (CekSehat: Teknologi untuk Deteksi Dini Penyakit pada Masyarakat).  Juara 2 Kinaryo Citra Universitas Musamus Merauke (Pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Web).  Juara 3 Dessy Natalya Universitas Papua (Peningkatan SDM Anak-anak Papua melalui Kelas Public Speaking).  Juara 4 Putra Angga Universitas Musamus Merauke (Pemberdayaan Pemuda Papua melalui Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan dan Ekonomi Kreatif).  Juara 5 Dwi Risky Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (MACE-MARKET: Modernisasi Administrasi dan Central Marketing Ekosistem Papua untuk Optimasi Produk Unggulan Desa Klasari dan Kuruwato).  Selain itu, Telkomsel juga memberikan apresiasi pada Peserta Terdigital PMDB Season 3 yang telah menunjukkan partisipasi, konsistensi, dan keterlibatan terbaik pada social media challenge selama rangkaian program berlangsung. Penghargaan tersebut diberikan kepada Rambu Aya Universitas Papua, Seravina Politeknik Amamapare, dan Felix Pelupessy Universitas Muhammadiyah Sorong.  Acara penutupan juga menghadirkan Manager Talent Fulfillment and Assessment Telkomsel, Abdul O Setiawan, yang membagikan wawasan mengenai pengembangan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.  Sepanjang penyelenggaraan PMDB Season 3, berbagai ide inovasi yang dikembangkan peserta didominasi oleh sektor pendidikan (36%), diikuti ekonomi dan kewirausahaan (28%), sosial dan lingkungan (20%), kesehatan (8%), serta pariwisata (7%). Berbagai proyek tersebut mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap isu isu di daerahnya sekaligus menghadirkan solusi berbasis teknologi yang relevan dan berkelanjutan. …