Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kesehatan

BPJS Kesehatan Sapa Peserta di Hari Ulang Tahun Ke- 58

×

BPJS Kesehatan Sapa Peserta di Hari Ulang Tahun Ke- 58

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) BPJS Kesehatan ke-58, Kedeputian Wilayah XII BPJS Kesehatan bersama BPJS Kesehatan Cabang Jayapura melaksanakan kegiatan BPJS Menyapa di lima rumah sakit mitra di Kota Jayapura, Rabu (15/7). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan untuk terus hadir lebih dekat dengan peserta serta memastikan pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan sesuai harapan masyarakat.

Example 300x600


BPJS Menyapa adalah suatu aktivitas yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan dalam bentuk kunjungan kepada Peserta dan stakeholder untuk mendapatkan feedback atas layanan JKN,menyerap aspirasi melalui pertanyaan yang telah disusun, serta melakukan edukasi terkait program JKN secara cepat, tepat, dan solutif.


Sebagai bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan Tahun 2026,kegiatan ini menjadi sarana bagi BPJS Kesehatan untuk memperoleh masukan secara langsung dari peserta maupun fasilitas kesehatan sehingga berbagai hal yang ditemui dilapangan dapat segera ditindaklanjuti sebagai upaya peningkatan kualitas layanan.


Deputi Direksi Wilayah XII BPJS Kesehatan, Benjamin Saut, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh insan BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan JKN yang semakin mudah, cepat, dan setara.

Sejalan dengan arahan Direktur Utama BPJS Kesehatan,semangat gotong royong harus terus menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sehingga setiap peserta dapat memperoleh perlindungan kesehatan yang berkualitas tanpa terkecuali.


“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memperoleh pelayanan yang mudah, cepat,dan sesuai harapan. Karena itu kami hadir langsung untuk mendengar pengalaman mereka,memperoleh masukan dari fasilitas kesehatan, serta memastikan setiap aspirasi menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas layanan JKN,” ujar Benjamin.

Pada kegiatan tersebut, Benjamin bersama jajaran BPJS Kesehatan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura, RS Bhayangkara Jayapura, RSUD Ramela, Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jayapura, dan RS Dian Harapan.

Selain menyapa peserta yang sedang mendapatkan pelayanan, BPJS Kesehatan juga berinteraksi dengan tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit untuk memperoleh feedback terhadap penyelenggaraan Program JKN.


Benjamin mengatakan rumah sakit memiliki peran penting dalam keberhasilan Program JKN.Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan perlu terus diperkuat agar setiap kendala yang dihadapi dapat diselesaikan bersama.


Menurutnya, transformasi pelayanan tidak hanya diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga melalui pelayanan yang berorientasi pada empati dan kebutuhan peserta.Mengacu pada pesan kelembagaan Direktur Utama BPJS Kesehatan, keberhasilan BPJS Kesehatan tidak semata diukur dari besarnya organisasi, melainkan dari kepercayaan masyarakat serta hadirnya pelayanan yang memberikan kepastian, rasa aman, dan manfaat nyata bagi seluruh peserta Program JKN.


“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan Program JKN. Melalui BPJS Menyapa, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat sehingga setiap masukan dari rumah sakit maupun peserta dapat segera ditindaklanjuti menjadi perbaikan layanan. Kami juga ingin memastikan bahwa transformasi layanan yang terus dilakukan tetap mengedepankan sentuhan kemanusiaan, sehingga setiap peserta merasa didengar, dilayani, dan memperoleh manfaat nyata dari Program JKN,” terang Benjamin.


Momentum HUT BPJS Kesehatan ke-58 menjadi pengingat bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya ditentukan oleh luasnya cakupan kepesertaan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang dirasakan peserta. Melalui BPJS Menyapa, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan aspirasi peserta, memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan, serta menghadirkan layanan JKN yang semakin mudah diakses, cepat, setara, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. ( Pr /Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

JAYAPURA ( bisnispapua.com) –BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Layanan di Ujung Negeri (LANURI) yang dirangkaikan dengan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan mengusung tema “Hadir Lebih Dekat, Melayani Lebih Bermakna” dengan tagline “Mendengar, Menjangkau, dan Melindungi”.  Program LANURI merupakan implementasi optimalisasi layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan BPJS Keliling untuk memperluas akses layanan administrasi kepesertaan JKN, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses geografis.  Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, LANURI dilaksanakan secara serentak di lima lokasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Koya Barat di Kota Jayapura melalui layanan VIOLA, Yonif TP-810/BEM di Kabupaten Jayapura melalui layanan BPJS Keliling, Puskesmas Timika Kabupaten Mimika, Puskesmas Arso III Kabupaten Keerom, serta Puskesmas Bagaiserwar Kabupaten Sarmi melalui layanan VIOLA. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi JKN, mulai dari pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perubahan FKTP, registrasi Mobile JKN, hingga layanan informasi dan penanganan pengaduan.  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan bahwa pelaksanaan LANURI merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara.  “Papua memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami terus menghadirkan inovasi layanan agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan JKN. Melalui LANURI, kami ingin memastikan BPJS Kesehatan hadir lebih dekat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Erika Menurutnya, layanan VIOLA memungkinkan masyarakat memperoleh layanan administrasi, informasi, maupun penanganan pengaduan secara real time melalui video conference. Pelaksanaan layanan tersebut juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih, yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kecamatan serta didukung akses internet. Sementara itu, BPJS Keliling menjadi layanan jemput bola yang semakin memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi JKN secara langsung.  Kehadiran LANURI mendapat apresiasi dari masyarakat. Ita Paulina, warga Koya Barat yang merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), mengaku Program JKN telah memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga saat membutuhkan pelayanan kesehatan.  “Saya bersyukur menjadi peserta JKN karena biaya berobat sudah ditanggung pemerintah. Dengan adanya LANURI, kami juga bisa lebih mudah berkonsultasi dan mengurus administrasi BPJS Kesehatan tanpa harus datang jauh ke kantor cabang. Petugas memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga masyarakat semakin mengerti tentang Program JKN,” ungkap Ita.  Secara nasional, Program LANURI dilaksanakan serentak di 558 titik kabupaten/kota yang melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan sebagai bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan. Program ini menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan melalui kombinasi layanan digital dan jemput bola, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.  Menutup kegiatan tersebut, Erika berharap LANURI menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat akses layanan JKN di Papua melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.   “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa BPJS Kesehatan selalu hadir, tidak hanya melalui layanan digital, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Semangat LANURI adalah mendengar kebutuhan masyarakat, menjangkau hingga wilayah yang sulit diakses, dan memastikan setiap peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal melalui Program JKN,” tutup Erika. ( Pr/ Red )