SERAM ( bisnispapua.com ) – Upaya menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat terus diperkuat PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) melalui Program MADAK SEJUK (Madak Sehat, Jernih, dan Berkelanjutan). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Program dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada (19/6) di Desa Madak, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur, sebagai langkah awal untuk memastikan program penyediaan air bersih yang akan dilaksanakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Human Initiative Regional Indonesia Timur ini melibatkan masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi dan FGD menjadi ruang kolaboratif untuk menyampaikan rencana program, menghimpun aspirasi masyarakat, sekaligus menyusun langkah implementasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Program MADAK SEJUK dirancang untuk memberikan manfaat kepada sekitar 159 atau 39 KK masyarakat Desa Madak melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur air bersih yang lebih andal dan berkelanjutan.
Akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas masyarakat. Namun, bagi masyarakat Desa Madak, keterbatasan akses air bersih masih menjadi tantangan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk memperoleh air bersih, warga harus menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer menuju sungai yang menjadi sumber air utama masyarakat. Di sisi lain, sungai tersebut juga masih dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas lain seperti mandi, mencuci, hingga buang air besar (BAB). Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas air dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.
Program ini tidak hanya berfokus pada dukungan sarana air bersih, tetapi juga diperkuat dengan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjaga kebersihan diri, kesehatan keluarga, sanitasi, dan lingkungan sekitar.
Kepala Desa Madak, Husein, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama di wilayahnya.
“Selama ini masyarakat kami harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan lansia. Kehadiran Program MADAK SEJUK memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi dan FGD menjadi langkah penting untuk memastikan program yang akan dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Iskandar Fesan, salah satu warga Desa Madak, menyampaikan bahwa program air bersih ini sangat membantu masyarakat karena memberikan harapan terhadap ketersediaan air yang lebih layak untuk kebutuhan rumah tangga. Menurutnya, kehadiran Program Madak Sejuk menjadi dukungan nyata bagi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, mencuci, menjaga kebersihan diri, dan menunjang kesehatan keluarga.
“Kami sebagai warga merasa sangat terbantu dengan adanya program air bersih ini. Semoga fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan terus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Iskandar.
Melalui pelaksanaan FGD, berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait kondisi sumber air, kebutuhan infrastruktur, serta mekanisme pengelolaan sarana air bersih berhasil dihimpun. Hasil diskusi tersebut akan menjadi dasar dalam penyempurnaan perencanaan program sehingga implementasinya dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa Program MADAK SEJUK merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Kami memahami bahwa akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Madak. Ketika masyarakat harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, maka hal tersebut bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, melalui Program MADAK SEJUK, PLN ingin hadir memberikan solusi yang dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Raja dalam keterangan tertulis, ( 23/6).
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana fisik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola fasilitas yang dibangun. ( Pr/Red )



















