Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi

Empat Langkah Strategis Kendalikan Inflasi di Papua

×

Empat Langkah Strategis Kendalikan Inflasi di Papua

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar ( Data Resmi BPS Provinsi Papua )
Tangkapan layar ( Data Resmi BPS Provinsi Papua )
Example 468x60

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) -Bank Indonesia Provinsi Papua bersama Tim Pengendali Inflasi Daeran ( TPID ) dan Pemerintah Daerah ( Pemda )serta stakeholder terkait melalui program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera ( GPIPS )dengan melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi yang terarah dan tepat sasaran.

Example 300x600

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Warsono, mengatakan untuk mengendalikan inflasi dilakukan langkah sesuai klasifikasi kerangka 4K ( ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif, dalam mengendalikan inflasi )

” Beberapa contoh kegiatan yang kami lakukan selain GPM (Gerakan Pangan Murah) dan penyaluran bantuan sarpras bagi produsen lokal potensial, kami juga melaksanakan capacity building bagi kelompok petani, nelayan, dan peternak, termasuk juga anggota TPID dalam memperkuat sinergi pengendalian inflasi bersama seperti sidak pasar, pelaksanaan KAD (Kerjasama Antar Daerah), hingga edukasi terkait inflasi secara langsung maupun digital melalui kanal sosial media Bank Indonesia Papua” jelas Warsono dalam keteranganya, Selasa ( 14/7).


Menurutnya, dengan karakteristik geografis Papua yang luas dan menantang, tekanan inflasi di wilayah ini sangat dipengaruhi oleh kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, serta biaya logistik.
“komoditas yang cukup sering menjadi penyumbang inflasi antara lain komoditas hortikultura seperti tomat, cabai, bawang merah, sayuran hijau, komoditas pangan seperti beras dan ikan, serta komoditas jasa transportasi, khususnya angkutan udara” ungkap Warsono

Menurutnya, Sinergi BI dan TPID agar tepat sasaran kedepannya dalam mengendalikan inflasi daerah yaitu dengan bentuk koordinasi terkini melalui TPID dan stakeholder.

“sinergi bentuk koordinasi terkini melalui sekretariat TPID dan Kepala Dinas terkait dalam merumuskan serta melaksanakan upaya pengendalian inflasi yang konkret dan tepat sasaran terutama terhadap komoditas yang menjadi perhatian” ujar Warsono
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik ( BPS )Papua, pada Juni 2026, menunjukkan tingkat inflasi y-on-y ( tahun berjalan ) Provinsi Papua sebesar 3,72 persen dan tingkat inflasi y-to-d ( awal tahun berjalan )Provinsi Papua sebesar 1,71 persen. Tingkat inflasi y-on-y ( satu bulan )untuk Juni 2025 sebesar 1,07 persen, sedangkan tingkat inflasi y-on-y untuk Juni 2024 sebesar 1,47 persen. Tingkat. ( Muhammad Kasim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *