Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

PTAM Jayapura Incar 2.500 Pelanggan Baru di Muara Tami

×

PTAM Jayapura Incar 2.500 Pelanggan Baru di Muara Tami

Sebarkan artikel ini
Direktur Umum PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Syors Ondi. ( foto : Muhammad Kasim )
Direktur Umum PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Syors Ondi. ( foto : Muhammad Kasim )
Example 468x60


JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) terus memperluas layanan air bersih di Distrik Muara Tami seiring pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman dan perumahan di wilayah perbatasan Kota Jayapura tersebut.


Direktur Umum PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Syors Ondi, mengatakan pengembangan layanan di Muara Tami saat ini lebih difokuskan pada perluasan jaringan distribusi hingga menjangkau kompleks-kompleks perumahan yang terus berkembang.

Example 300x600


Menurutnya, keberhasilan perluasan layanan tidak terlepas dari sinergi antara perusahaan daerah air minum dengan para pengembang perumahan yang beroperasi di kawasan tersebut.


“Kami bersyukur karena komunikasi dengan para pengembang perumahan di Muara Tami berjalan sangat baik. Kerja sama antara PT Air Minum dan pengembang sangat membantu pencapaian target pemasangan jaringan distribusi sehingga pengembangan layanan dapat berjalan dengan baik,” ujar Syors kepada bisnispapua.com, Rabu ( 3/6).


Ia menjelaskan, pada tahun lalu pengembangan jaringan distribusi utama juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jayapura, terutama untuk pembangunan jaringan transmisi utama. Sementara itu, pengembangan jaringan distribusi di kawasan perumahan dilakukan melalui kolaborasi dengan para pengembang.


Dukungan tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah pelanggan air bersih di Muara Tami. Pada 2025, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 1.200 sambungan rumah (SR), dan target tersebut telah terealisasi.


Meski demikian, potensi pelanggan baru yang masih bisa digarap dinilai jauh lebih besar. Berdasarkan perhitungan perusahaan, masih terdapat peluang penambahan sekitar 2.000 hingga 2.500 sambungan rumah baru di kawasan Muara Tami.


“Potensi pertumbuhan pelanggan di Muara Tami sangat besar. Permintaan masih tinggi dan masih ada sekitar 2.000 sampai 2.500 sambungan rumah yang berpotensi menjadi pelanggan baru,” katanya.


Untuk tahun 2026, perusahaan belum menetapkan target final penambahan pelanggan. Namun mengacu pada rencana pengembangan perusahaan, PT Air Minum Jayapura memperkirakan mampu menambah sekitar 1.000 sambungan rumah baru sepanjang tahun ini.


Syors mengakui, tantangan utama dalam memperluas layanan air bersih di Muara Tami bukan berasal dari aspek teknis maupun dukungan masyarakat, melainkan keterbatasan kemampuan investasi perusahaan.


Karena itu, pihaknya berharap dukungan Pemerintah Kota Jayapura terus berlanjut, khususnya dalam pembangunan infrastruktur air bersih yang dapat mempercepat perluasan cakupan pelayanan.


“Kami sangat berharap dukungan pemerintah kota untuk penanganan air bersih di Muara Tami. Dengan dukungan tersebut, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.


Hingga saat ini jumlah pelanggan PT Air Minum Jayapura di Muara Tami telah mencapai sekitar 3.000 sambungan. Syors menyebut proses pemasangan jaringan selama ini berjalan relatif lancar berkat dukungan pemerintah, masyarakat, petugas teknis, dan para pengembang perumahan.

Di sisi lain, ketersediaan sumber air baku masih menjadi perhatian perusahaan. Saat ini pelayanan di Muara Tami masih mengandalkan satu sumber air baku yang berada di wilayah Koya Koso.

Dengan kapasitas debit air yang tersedia saat ini, perusahaan memperkirakan sistem masih mampu melayani tambahan sekitar 2.000 hingga 2.500 pelanggan baru tanpa mengganggu pelayanan pelanggan eksisting.


“Potensi pengembangan di Muara Tami sangat cepat. Dari sisi sumber air, kapasitas yang ada masih memungkinkan untuk menambah sekitar 2.000 sampai 2.500 pelanggan baru. Tantangan terbesar kami adalah keterbatasan anggaran untuk mempercepat pembangunan jaringan,” ujar Syors. ( Muhammad Kasim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *