Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Otomotif

Astra Motor Papua Berikan Tips Berkendara Saat Puasa untuk Cari Aman

×

Astra Motor Papua Berikan Tips Berkendara Saat Puasa untuk Cari Aman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Keterangan gambar : Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua,Dulfi Ade Putra saat melakukan tips cara berkendara yang aman. ( Istimewa ).


JAYAPURA ( Bisnis Papua )- Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua,Dulfi Ade Putra menyebutkan agar puasa tidak kehilangan pahala dan aktivitas berkendara tetap aman dan nyaman.Untuk itu Astra Motor Papua memberikan tips berkendara di bulan puasa.

Example 300x600

Dipaparkan Putra, pertama persiapan untuk memulai perjalanan dilakukan sejak sahur. Melalui asupan makanan yang bernutrisi tinggi serta memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di teriknya matahari.


Jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara, seperti jaket, helm, dan sarung tangan serta surat-surat berkendara.

“Masker dan juga hand sanitizer tetap diperlukan agar kita tetap menjaga protokol kesehatan selama berkendara” ujarnya dalam keterangan tertulis, ( 13/4).


Selain itu, lanjut Putra, agar perjalanan lebih efisien sebaiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan. Dengan menggunakan aplikasi tersebut pengendara dapat melihat situasi jalan yang akan ditempuh dan memilih alternatif jalan yang tepat.

Setelah melakukan pengaturan terhadap titik tujuan,bikers dapat memanfaatkan fitur panduan suara sehingga tidak perlu melihat jalur di aplikasi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara.

“Namun apabila kurang yakin dan ingin melakukan pengecekan rute, maka melihat aplikasi penunjuk jalan hanya boleh dilakukan saat berhenti atau menepi sejenak di bahu jalan ” terangnya.

Kemudian, lanjut Putra, istirahat yang cukup. Waktu tidur yang kurang kerap dialami saat bulan Ramadhan, sehingga bagi pengendara hal ini dapat memiliki potensi terjadinya micro sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari.

” Untuk para pengendara yang melakukan perjalanan pendek dan merasakan konsentrasi menurun karena mengantuk, sempatkan beristirahat minimal selama 10 menit.” Imbuhnya.

Kemudian, lanjut Putra, berpikir positif, waktu berbuka puasa di rumah bersama dengan keluarga menjadi hal yang sangat ditunggu selama bulan Ramadhan. Terkadang hal ini memicu kondisi lalu lintas yang padat saat
pulang kerja.

” Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing untuk itu kita perlu
selalu berpikir positif terhadap pengendara lainnya.” ujarnya.

Selain itu, disebutkan Putra, pengendara juga perlu memiliki rasa toleransi dan sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi, serta tetap dapat mengendalikan emosi saat berpuasa.

Kemudian, perhatikan prediksi bahaya, saat berkendara dan telah mendekati waktu berbuka puasa, sebaiknya tetap
memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, sebab terkadang banyak pengguna jalan yang tiba-tiba berubah arah ke sisi tepi jalan untuk membatalkan puasa.


Tips selanjutnya, kuasai teknik berkendara yang tepat.Tips terakhir ini wajib dipraktekkan saat puasa maupun tidak puasa. Dengan menguasai teknik berkendara yang tepat sesuai jenis motor dan kondisi jalan, maka pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman, bukan hanya diri sendiri, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya.Termasuk diantaranya, patuhi rambu lalu lintas yang berlaku.


“Dengan memperhatikan kondisi tubuh kita, konsentrasi serta emosi dapat dikendalikan lebih baik. Didukung cara berkendara yang tepat, berkendara menjadi aman dan nyaman,ibadah puasa pun menjadi lancar,” tutup Putra.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *