Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaRagam

Tim Safety Riding Astra Motor Papua Raih Apresiasi dari Ditkamsel Polres Jayapura

×

Tim Safety Riding Astra Motor Papua Raih Apresiasi dari Ditkamsel Polres Jayapura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) – Astra Motor Papua melalui Tim Safety Riding mendapatkan apresiasi dari Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Polres Jayapura. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi aktif Astra Motor Papua dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara, sekaligus dukungan yang diberikan dalam kegiatan-kegiatan edukasi oleh Kepolisian.

Example 300x600

Marketing Manager Astra Motor Papua, Elang Samodra menyatakan bahwa apresiasi tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara Astra Motor Papua dan Ditkamsel Polres Jayapura yang selama ini konsisten bekerja sama dalam menghadirkan berbagai program edukasi, mulai dari pelatihan safety riding, kampanye #Cari_Aman, hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Saya mewakili Astra Motor Papua tentunya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Saya harap adanya apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan berkendara yang bermanfaat bagi masyarakat Papua. Melalui kolaborasi erat dengan jajaran kepolisian, khususnya Satlantas Polda Papua, kami berharap pesan #Cari_Aman semakin luas dipahami dan dipraktikkan oleh pengendara motor di Tanah Papua,” ujar Elang dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/8).

Dengan diraihnya apresiasi ini, Astra Motor Papua berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai pelopor keselamatan berkendara. Melalui program-program safety riding, Astra Motor Papua akan terus berinovasi menghadirkan edukasi yang relevan dengan kondisi geografis Papua yang penuh tantangan, sekaligus mendukung terwujudnya budaya berkendara yang lebih aman di masyarakat.

Dalam pemberian apresiasi tersebut, Kanit Kamsel Polres Jayapura, Aiptu Bahtiar menyatakan bahwa timnya sangat mendukung edukasi keselamatan berkendara yang selalu dilakukan oleh tim Astra Motor Papua.

“Kami sangat menghargai komitmen Astra Motor Papua yang secara konsisten hadir mendukung edukasi keselamatan berkendara. Dukungan ini tidak hanya meringankan tugas kami di lapangan, tetapi juga menunjukkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan,” ungkapnya.

Tentunya Astra Motor Papua akan senantiasa selain menghadirkan layanan dan produk terbaik, akan selalu memberikan program edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat. Dengan semangat Satu Hati dan #Cari_Aman, Astra Motor Papua berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat Papua tidak hanya dengan produk namun pastinya dengan berbagai edukasi dan kegiatan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) -Hanya karena ingin menghemat beberapa menit perjalanan, sebagian pengendara masih nekat mengambil jalan pintas dengan melawan arus lalu lintas. Kebiasaan yang kerap dianggap sepele tersebut justru menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di jalan raya.  Fenomena ini masih mudah ditemui di berbagai daerah, termasuk di Kota Jayapura. Di sejumlah titik, seperti kawasan Ring Road, Entrop, Kamkey Abepura hingga beberapa ruas jalan lainnya, pengendara sepeda motor yang melawan arus masih menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari. Tidak sedikit pengguna jalan yang akhirnya menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.  Ironisnya, pelanggaran tersebut tetap terjadi meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Dinas Perhubungan secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum. Berbagai fasilitas keselamatan seperti water barrier, traffic cone, pagar pembatas, marka jalan, hingga rambu larangan melawan arus juga telah dipasang di sejumlah titik rawan. Namun, fasilitas tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah perilaku sebagian pengendara.  Alasan yang sering dikemukakan pun hampir selalu sama, yaitu tidak ingin memutar terlalu jauh, ingin menghemat waktu, atau merasa sudah memahami kondisi jalan sehingga yakin dapat menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Padahal, keputusan tersebut justru menciptakan potensi bahaya yang jauh lebih besar.  Jalan raya dirancang dengan sistem lalu lintas yang memungkinkan setiap pengguna jalan dapat memperkirakan arah datangnya kendaraan lain. Ketika ada kendaraan yang muncul dari arah berlawanan secara tiba-tiba, waktu pengendara lain untuk bereaksi menjadi sangat terbatas. Kondisi inilah yang sering menjadi pemicu kecelakaan, baik tabrakan frontal maupun kecelakaan beruntun.  Yang lebih mengkhawatirkan, perilaku melawan arus perlahan berubah menjadi budaya yang dianggap lumrah. Ketika satu pengendara melakukannya tanpa mendapatkan teguran, pengendara lain cenderung mengikuti. Akibatnya, pelanggaran yang semestinya dicegah justru menjadi kebiasaan yang terus berulang.  Melawan arus bukan sekadar melanggar rambu lalu lintas, tetapi merupakan bentuk pengabaian terhadap hak pengguna jalan lain untuk berkendara dengan aman. Setiap pengendara memiliki hak untuk merasa aman saat menggunakan jalan, dan hak tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pengguna jalan saling menghormati aturan yang berlaku.  Keselamatan lalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, kelengkapan rambu, atau kehadiran petugas di lapangan. Faktor yang paling menentukan adalah perilaku manusia itu sendiri. Sebagus apa pun jalan yang dibangun, selengkap apa pun fasilitas keselamatan yang disediakan, semuanya tidak akan berarti apabila pengguna jalan masih mengabaikan aturan.  Oleh karena itu, sudah saatnya masyarakat membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin. Memilih tetap berada di jalur yang benar, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghargai sesama pengguna jalan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.  Jalan raya adalah ruang bersama. Keselamatan di dalamnya bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap aturan. Jangan korbankan keselamatan hanya demi mempersingkat perjalanan. Karena sampai di tujuan dengan selamat akan selalu lebih berharga daripada tiba beberapa menit lebih cepat. ( Rilis )