Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Rayakan Momen Istimewa Bersama Horison Ultima Entrop Lewat Paket Pernikahan Spesial: Bloom & Serenity Package

×

Rayakan Momen Istimewa Bersama Horison Ultima Entrop Lewat Paket Pernikahan Spesial: Bloom & Serenity Package

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA ( bisnispapua.com )—Mewujudkan pernikahan impian kini semakin mudah dan elegan bersama Horison Ultima Entrop.Melalui dua pilihan paket pernikahan eksklusif, Bloom Package dan Serenity Package pasangan pengantin bisa menikmati layanan lengkap dan fasilitas mewah dengan harga yang sangat bersaing.

Example 300x600

• Bloom Package – Rp50.000.000, Net/300 pax cocok bagi pasangan yang menginginkan pesta pernikahan praktis namun tetap berkelas. Paket ini sudah termasuk:

o Venue Grand Horison Ballroom

o Master of Ceremony (MC)

o Music Entertainment

o Standard Sound System Equipment

o 1 LCD & Projector

o 5000 Watt Electrical

o Test Food for 6 Persons

o 10 Item Menu Choices

o 1 Junior Suite Room

o Special Rooms Rate for Family & Friend.

Adapun Serenity Package dengan Rp65.000.000,Net/300 pax, hadir bagi pasangan yang menginginkan sentuhan ekstra pada dekorasi pernikahan mereka. 

Termasuk semua fasilitas dari Bloom Package, ditambah lagi Exclusive Decoration at Grand Horison Ballroom

“Kami memahami bahwa setiap pasangan memiliki impian dan harapan tersendiri dalam merancang hari bahagia mereka. Oleh karena itu, Horison Ultima Entrop menghadirkan dua pilihan paket yang fleksibel, lengkap, dan pastinya memberikan nilai lebih,” ujar General Manager Horison Ultima Entrop, Dede Fahruroji melalui siaran pers, Jumat (25/4/2025).

Ultima Horison Entrop Papua adalah hotel bintang empat yang terletak di Jayapura, Papua. Dengan fasilitas lengkap dan suasana yang nyaman, hotel ini menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan yang mencari akomodasi berkualitas dengan harga terjangkau di Papua.

Informasi Kontak: Ultima Horison Entrop Papua Website: myhorison.com

Telepon: 0967 5160 888

WhatsApp: 0822 4828 8877. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

JAYAPURA ( bisnispapua.com ) -Hanya karena ingin menghemat beberapa menit perjalanan, sebagian pengendara masih nekat mengambil jalan pintas dengan melawan arus lalu lintas. Kebiasaan yang kerap dianggap sepele tersebut justru menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di jalan raya.  Fenomena ini masih mudah ditemui di berbagai daerah, termasuk di Kota Jayapura. Di sejumlah titik, seperti kawasan Ring Road, Entrop, Kamkey Abepura hingga beberapa ruas jalan lainnya, pengendara sepeda motor yang melawan arus masih menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari. Tidak sedikit pengguna jalan yang akhirnya menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.  Ironisnya, pelanggaran tersebut tetap terjadi meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Dinas Perhubungan secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum. Berbagai fasilitas keselamatan seperti water barrier, traffic cone, pagar pembatas, marka jalan, hingga rambu larangan melawan arus juga telah dipasang di sejumlah titik rawan. Namun, fasilitas tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah perilaku sebagian pengendara.  Alasan yang sering dikemukakan pun hampir selalu sama, yaitu tidak ingin memutar terlalu jauh, ingin menghemat waktu, atau merasa sudah memahami kondisi jalan sehingga yakin dapat menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Padahal, keputusan tersebut justru menciptakan potensi bahaya yang jauh lebih besar.  Jalan raya dirancang dengan sistem lalu lintas yang memungkinkan setiap pengguna jalan dapat memperkirakan arah datangnya kendaraan lain. Ketika ada kendaraan yang muncul dari arah berlawanan secara tiba-tiba, waktu pengendara lain untuk bereaksi menjadi sangat terbatas. Kondisi inilah yang sering menjadi pemicu kecelakaan, baik tabrakan frontal maupun kecelakaan beruntun.  Yang lebih mengkhawatirkan, perilaku melawan arus perlahan berubah menjadi budaya yang dianggap lumrah. Ketika satu pengendara melakukannya tanpa mendapatkan teguran, pengendara lain cenderung mengikuti. Akibatnya, pelanggaran yang semestinya dicegah justru menjadi kebiasaan yang terus berulang.  Melawan arus bukan sekadar melanggar rambu lalu lintas, tetapi merupakan bentuk pengabaian terhadap hak pengguna jalan lain untuk berkendara dengan aman. Setiap pengendara memiliki hak untuk merasa aman saat menggunakan jalan, dan hak tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pengguna jalan saling menghormati aturan yang berlaku.  Keselamatan lalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, kelengkapan rambu, atau kehadiran petugas di lapangan. Faktor yang paling menentukan adalah perilaku manusia itu sendiri. Sebagus apa pun jalan yang dibangun, selengkap apa pun fasilitas keselamatan yang disediakan, semuanya tidak akan berarti apabila pengguna jalan masih mengabaikan aturan.  Oleh karena itu, sudah saatnya masyarakat membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin. Memilih tetap berada di jalur yang benar, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghargai sesama pengguna jalan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.  Jalan raya adalah ruang bersama. Keselamatan di dalamnya bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap aturan. Jangan korbankan keselamatan hanya demi mempersingkat perjalanan. Karena sampai di tujuan dengan selamat akan selalu lebih berharga daripada tiba beberapa menit lebih cepat. ( Rilis )